Tanah longsor adalah suatu peristiwa geologi di mana terjadi pergerakan tanah seperti jatuhnya bebatuan atau gumpalan besar tanah. Meskipun penyebab utama kejadian ini adalah gravitasi yang mempengaruhi suatu lereng yang curam, namun ada pula faktor-faktor lainnya yang turut berpengaruh:

  • erosi yang disebabkan sungai-sungai atau gelombang laut yang menciptakan lereng-lereng yang terlalu curam
  • lereng dari bebatuan dan tanah diperlemah melalui saturasi yang diakibatkan hujan lebat
  • gempa bumi menyebabkan tekanan yang mengakibatkan longsornya lereng-lereng yang lemah
  • gunung berapi menciptakan simpanan debu yang lengang, hujan lebat dan aliran debu-debu
  • getaran dari mesin, lalu lintas, pengunaan bahan-bahan peledak, dan bahkan petir
  • berat yang terlalu berlebihan, misalnya dari berkumpulnya hujan atau salju

Wilayah-wilayah yang Rawan Akan Tanah Longsor:
  • Pernah terjadi bencana tanah longsor diwilayah tersebut
  • Berada pada daerah yang terjal dan gundul
  • Merupakan daerah aliran air hujan
Perhatian : material yang terbawa pada saat terjadinya tanah longsor selain tanah juga bisa berupa bebatuan dan lumpur. Kecepatan luncuran tanah longsor tersebut bisa mencapai hingga 75 kilometer/jam terutama kalau posisi wilayahnya terjal.
Pencegahan Terjadinya Bencana Tanah Longsor:
  • Tidak menebang atau merusak hutan
  • Melakukan penanaman pada daerah-daerah yang gundul
  • Membuat saluran air hujan
  • Membangun tanggul atau dinding penahan
Cara-cara Menghindari Korban Jiwa & Harta Akibat Tanah Longsor:
  • Membangun pemukiman jauh dari daerah yang rawan.
  • Bertanya pada pihak yang mengerti sebelum membangun.
  • Membuat Peta Bencana
  • Melakukan deteksi dini sebelum terjadi bencana